the gate Bali

Pura Lempuyang di percaya sebagai penjaga Pulau Bali, terletak di Bali Timur tepatnya di Kabupaten Karangasem. Pura Lempuyang juga salah satu tempat Suci di Bali, Pura lempuyang sering dijadikan sebagai salah satu objek pariwisata para wisatawan yang datang dari berbagai penjuru Dunia.

Pura Lempuyang atau yang lebih dikenal dengan “Lempuyang Gate of Heaven” (Gerbang Surga) sangat terkenal dengan keindahannya. 

Tempat ini menjadi ramai di perbincangkan saat banyaknya warganet yang memposting foto di sosial media seperti Instagram. Foto yang memperlihatkan keindahan itu langsung viral dan membuat sejumlah orang penasaran untuk berkunjung ke sini.

foto: Instagram/@backpavk_yourlife

Lempuyang berasal dari kata “lempu” dan “hyang”, lempu bermakna sinar sedangkan hyang merupakan sebutan untuk Tuhan, sehingga Lempuyang memiliki arti sinar Tuhan yang terang benderang. Pura Lempuyang berada tepat di sebelah timur Pulau Bali, yang merupakan tempat awalnya matahari terbit.

Sumber lain menyebutkan, kata Lempuyang berasal dari jenis tanaman yang digunakan untuk bahan memasak, yang dikaitkan dengan nama-nama Banjar atau Dusun yang ada di sekitar Pura Lempuyang. Banyak yang berpendapat bahwa kata Lempuyang merupakan serapan dari kata “empu” yang juga berarti ‘menjaga’, hal tersebut berdasarkan dari sebuah sumber yang menyebutkan bahwa Hyang Pasupati selaku penguasa satwa mengutuskan ketiga putranya untuk menjaga Bali Dwipa dari segala guncangan dan bencana alam.

Para wisatawan cenderung mengenal tempat ini dengan nama Pura Lempuyang, padahal lengkapnya nama Pura tersebut adalah Pura Penataran Agung Lempuyang. Di kawasan gunung lempuyang terdapat beberapa pura diantaranya, Pura Madhya Lempuyang, Pasar Agung Lempuyang dan Pura Lempuyang Luhur. Jika Kamu berencana ke Pura Lempuyang dan suka wisata Trekking maka Pura lempuyang Luhur merupakan tempat yang sangat cocok untuk kamu kunjungi. Di sini terdapat 1.700 anak tangga untuk mencapai puncak gunung. 

Jika kamu ingin menikmati pemandangan indah dan instagenic maka Pura Penataran Agung, tempatnya karena lokasinya terletak paling bawah dari komplek pura yang juga merupakan bagian dari wilayah Bukit Bisbis atau Gunung Lempuyang.

foto: Instagram/@baliclassic

Spot Foto Terbaik dan Instagramable di Pura lempuyang Bali

Megahnya arsitektur Pura Lempuyang yang berdiri di kawasan Gunung Lempuyang ini memiliki berapa tempat menarik di jadikan spot. Berikut beberapa tempat yang memiliki spot foto terbaik.

Gapura (The Gate of Heaven)

Gapura ini menjadi pengikat utama dari objek wisata pura ini, bahkan tempat ini mendapat julukan (The Gate of Heaven) karena memiliki keindahan luar biasa. Bagi kamu yang ingin merasakan dan menikmati keindahan dan keagungan Tuhan yang luar biasa ini sudah seharusnya menjadi tempat wajib untuk berkunjung.

>>Baca juga: Tanah Lot – Informasi, Harga Terbaru dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

foto: Unsplash/Oliver Sjostrom

Candi Pura Penataran Agung

Pura Penataran Agung ini juga memiliki Candi yang indah, terletak setelah Gapura. Candi menjadi pembatas atau pintu masuk ke uttama mandala dari pura Penataran Agung Lempuyang. Dihiasi Ornamen Bali kuno dan ditambah dengan hiasan naga banda yang membuat bagian dari Candi ini terkesan mistis sekaligus megah.

Pemandangan Pegunungan Lempuyang

Karena ketinggiannya mencapai 1000 meter diatas permukaan laut sudah sewajarnya kamu bisa menikmati hijaunya pemandangan alam di sekitar Gunung Lempuyang. Di ketinggian ini Kamu juga dapat melihat dengan jelas hijaunya wilayah kabupaten Karangasem.

>>Baca juga: Informasi dan Harga Terbaru Wisata Tari Barong Bali

foto: Unsplash/Athena Kavis

Pemandangan Gunung Agung

Sebagai Pura tertinggi dan terbesar di Bali dari sini kamu dapat melihat dengan jelas pemandangan Gunung Agung – satu-satunya gunung berapi aktif di kawasan tersebut.

Ketika cuaca cerah, megahnya gunung dapat terlihat dengan jelas. Di sekitarnya juga tampak banyak pemandangan indah sekitar Pulau Dewata, Bali.

Jalur Pendakian (Trekking) Pura Lempuyang

Menuju Pura Lempuyang Luhur, kamu akan melewati 1.700an anak tangga. Memang terkesan melelahkan, namun ketika kamu sampai di puncak keindahan alam yang terbentang luas, dapat menghapus penat.

Disini juga terdapat beberapa pedagang kecil yang kebanyakan merupakan ibu-ibu. Mereka membawa dagangan yang berupa minuman dan makanan ringan yang nantinya akan ditawarkan pada setiap pengunjung.

Di sini menyet berkeliaran bebas, pengunjung diharapkan berhati-hati dan tidak pula menganggu kawanan monyet-monyet tersebut.

Mereka juga kadang akan melindungi anda dikala monyet-monyet yang berkeliaran di sekitaran jalur trekking Pura Lempuyang Luhur.Nah bagi anda yang berencana untuk berlibur ke Pura Lempuyang, ini adalah beberapa tempat yang menjadi spot foto terbaik saat berada di Pura Lempuyang.

foto: Instagram/@shantitravel

Larangan dan Pantangan di Pura Lempuyang

Selain memiliki tempat yang indah dan megah, Pura Lempuyang juga memiliki beberapa Pantangan yang tidak boleh dilanggar. Konon katanya jika dilanggar akan berdampak buruk. Ini lah beberapa pantangan yang harus dipatuhi di Pura Lempuyang.

  • Membawa makanan atau memakan daging Babi saat ke Pura Lempuyang karena daging Babi terbilang cemer (kotor).
  • Wanita yang sedang Haid, menyusui, anak yang belum tumbuh gigi susu dan orang cuntakan sebaiknya jangan masuk atau sembahyang ke Pura.
  • Tidak dibolehkan membawa perhiasan emas, karena kerap kali jika membawa perhiasan emas akan hilang secara misterius.
  • Tidak dibolehkan berkata kasar saat sedang dalam perjalanan.
  • Sejak awal pikiran, perkataan dan perbuatan harus disucikan.
  • Sesudah melayat dari suatu tempat dilarang untuk langsung pergi ke Pura Lempuyang.

Itulah beberapa larangan dan pantangan ketika berkunjung ke Pura Lempuyang. Sebaiknya, segala pantangan ini harus dipatuhi, demia kebaikan dan kenyamanan bersama.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Pura Lempuyang

Pura Lempuyang dibuka jam 07:00 sampai 17:00. Sedangkan untuk Umat yang ingin melakukan sembahyang dibuka 24 Jam. Waktu terbaik ke Pura Lempuyang adalah pada pagi hari sebelum pukul 09.00 dan sore hari setelah pukul 15.00. Hal ini dikarenakan, Pura Lempuyang masih belum ramai pengunjung sehingga kamu tidak perlu mengantri khususnya saat ingin berfoto di gapura yang sering disebut gerbang surge atau “The Gate of Heaven”.

Di pagi hari kamu akan menemukan suasana yang lebih tenang dan sejuk di area Pura, berlokasi di atas bukit. Rute perjalanan dari loker tiket menuju area utama Pura juga benar-benar menyenangkan karena kamu akan melewati tangga dan udara pagi yang menyegarkan. Pasalnya kawasan ini memiliki pepohonan rindang.

Sedangkan saat waktu sore hari, ini bisa menjadi alternative kamu yang tidak dapat mengunjungi pada saat pagi hari. Udara pada sore hari juga cukup sejuk, serta pemandangan matahari terbenam yang bisa kamu saksikan dari area Pura Lempuyang.

Harga Tiket Pura Lempuyang

Harga tiket untuk memasuki pura lempuyang para wisatawan cukup ramah kantong, yakni hanya Rp 50.000 per orang. Dengan harga tiket segitu, kamus sudah dapat menikmati keindahan pemandangan Pura Lempuyang yang estetik dan megah.