Makanan Khas Dari Bali

Bali merupakan surga bagi para wisatawan. Bagaimana tidak, disini kamu dapat menjumpai banyak destinasi wisata indah. Sehingga bali patut dikunjungi setidaknya sekali dalam seumur hidup. Selain itu juga kamu dapat mencicipi makanan khas dari Bali yang tidak kalah lezat dengan makanan lainnya.

Walaupun Bali terkenal dengan destinasi wisatanya yang indah, bali juga terkenal sebagai surga wisata kuliner. Kamu dapat mencicipi makanan yang bisa menggugah selera makanmu. Tidak perlu berlama – lama lagi berikut makanan khas Bali yang Patut Masuk List Kamu!

Apa Makanan Khas Bali ?

Terdapat begitu banyak makanan yang dapat kamu santap saat berlibur di Bali. tetapi berikut ini adalah makanan khas dari Baliyang kami rekomendasikan yang bisa membuat kamu ketagihan!

>>Baca juga: 11 Rekomendasi Kuliner Ubud

Foto: Instagram/@satemaklukluk

Sate Plecing

Makanan dari Bali yang pertama adalah Sate Plecing. Hidangan ini dijamin bakal buat kamu tidak berhenti mencicipinya. Sate Plecing biasanya terbuat dari daging ayam atau daging babi.

Salah satu faktor yang membuat makanan ini menjadi lezat adalah bumbunya. Bumbu sate dibuat dengan rempah – rempah diantaranya adalah terasi, jeruk limau, cabai, garam, gula, dan tomat. Dimana setiap bahan yang ada memiliki cita rasanya sendiri yang membuat sate ini selalu dicari.

Foto: Instagram/@jinggo.omgundul706

Nasi Jinggo

Nasi adalah bahan pokok yang selalu dikonsumsi masyarakat indonesia. Begitu juga di Bali, pada umum nya Nasi jinggo merupakan makanan yang selalu dikonsumsi oleh masyarakat Bali.

Tidak terlalu beda dengan komposisi nasi rames, nasi jinggo ini juga banyak menggunakan tambahan rempah – rempah sebagai campurannya. Tapi yang unik dari hidangan ini adalah penyajiannya yang diselimuti dengan daun pisang. Hal ini membuat aroma yang keluar menjadi lebih lezat dan khas.

Taburan yang biasa pada nasi jinggo diantaranya tempe orek, ayam suwir, mie, sayuran, dan juga sambal. Menu ini dapat dibeli dengan harga yang sangat murah yaitu mulai dari Rp 5.000,00 per porsi tergantung lauk yang dipilih.

>>Baca juga: 11 Rekomendasi Makanan Halal di Kuta, Bali

Foto: Instagram/@ayambetutublimade

Bebek Betutu

Siapa yang tidak tahu makan lezat satu ini, yaitu Bebek Betutu. Salah satu makanan khas dari Bali ini mengolah daging bebek sebagai bahan utamanya. Hidangan ini pasti selalu dicari para wisatawan saat berkunjung ke pulau Bali.

Terdapat banyak rempah – rempah yang digunakan saat proses memasak Bebek Betutu diantaranya kemiri, jahe, bawang, serta rempahan lainnya. Terdapat hal unik saat proses memasaknya, yaitu membutuhkan waktu hingga 7 jam untuk memasak daging bebek ini.

Hal itu dilakukan agar saat disantap tekstur daging bisa terasa benar – benar lunak. Selain bebek betutu, terdapat juga pilihan ayam betutu.

Kamu dapat mudah menemukan makanan khas Bali ini karena sudah banyak restoran yang memiliki menu bebek betutu. Harga satu porsinya mulai dari Rp 35.000,00 sampai dengan Rp 50.000,00.

Foto: Instagram/@sate_lilit_ayam_di_anyelir

Sate Lilit

Makanan khas Bali Berikutnya adalah Sate Lilit. Sesuai dengan namanya sate ini menggunakan daging yang dililit pada tusuk yang berbentuk pipih. Bahan utama yang biasa digunakan adalah daging ayam dan daging ikan tenggiri. Rempah yang digunakan sebagai penyedap rasanya adalah kunyit, jahe, bawang, dan sebagainya.

Proses penyajiannya biasanya daging digiling terlebih dahulu sampai hancur dan halus, kemudian campurkan dengan bumbu di atas agar bumbu lebih meresap ke daging. Setelah itu daging dililit untuk dibakar hingga matang. Sate lilit mudah ditemukan di seluruh wilayah bali, harga satu porsinya mulai dari Rp 15.000,00.

Foto: Instagram/@tipat.blayag.denpasar

Tipat Blayag

Mungkin banyak dari kamu masih awam dengan hidangan yang satu ini yaitu Tipat Blayag. Makanan khas Bali satu ini memiliki bentuk seperti pecel atau gado – gado, namun taburannya tidak menggunakan bumbu kacang sebagai penyedapnya.

Penyedap yang digunakan pada hidangan ini adalah kunyit, serai, bawang, dan hal yang terpenting adalah kaldu ayam sebagai kuahnya. Makanan ini juga menggunakan berbagai tambahan sayuran agar lebih nikmat seperti tauge, kangkung, dan suwiran ayam. Dan yang terakhir lontong sebagai karbohidrat.

Untuk makanan ini bisa dibandrol dengan harga yang murah mulai dari Rp 8.000,00 kamu dapat menyantap hidangan satu ini.

Makanan Ringan dan Cemilan Khas dari Bali

Setelah menyantap makanan yang asin dan pedas, masih kurang rasanya kalau tidak dilengkapi dengan makanan penutup. Berikut ini adalah jajanan khas bali yang tepat menemani wisata kulinermu.

Foto: Instagram/@laklakbiukomang

Laklak

Rekomendasi jajanan khas bali yang pertama adalah Laklak atau dikenal juga surabi khas bali.Walaupun bentuk yang sekilas mirip dengan surabi, tetapi rasa dan teksturnya tidaklah sama.

Bahan dasar kue ini adalah tepung beras yang dicampur dengan air dan biasanya diberi pewarna alami agar terlihat lebih menarik. Biasanya terdapat dua warna laklak yaitu hijau dan putih. Untuk yang hijau biasanya menggunakan daun suji sebagai pewarnanya sedangkan warna putih menggunakan campuran santan.

Untuk penyajian kue laklak ini dengan memberi gula merah sebagai pemanis dan juga kelapa parut yang ditaburkan di atasnya.kamu bisa menemukan jajan ini di pasar dengan harga mulai Rp 1.000,00 per porsinya.

Foto: Instagram/@sirahbaliinfo

Bagiak

Bagiak adalah jajanan kering yang bisa juga kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Jajanan ini merupakan makanan ringan yang terbuat dari tepung sagu sebagai bahan utamanya. Jajanan ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang renyah sehingga cocok buat menemani liburanmu selama di Bali.

Kamu bisa mendapatkan jajanan ini di pasar tradisional dan di toko oleh-oleh khas Bali. terdapat berbagai macam rasa yang tersedia, mulai dari susu, kacang, kayu manis, dan jahe.

Foto: Instagram/@yienswastika

Sumping

Jajanan khas Bali selanjutnya adalah Sumping. Kue khas bali ini memiliki bahan utama yaitu tepung beras dan terdapat isian yang sesuai dengan selera kamu, seperti susu dan kacang. Tapi biasanya masyarakat bali memberi isiannya dengan pisang yang disebut juga Sumping Biu.

Sejarahnya jajanan ini dulu sering dijadikan sebagai hidangan yang selalu ada di pesta pagelaran. Seperti acara pernikahan, gotong royong, hingga upacara adat. Namun seiring perkembangan zaman jajanan ini mudah ditemukan dipasar tradisional Bali.

Kue ini juga dapat kamu beli dengan harga yang terjangkau dengan modal Rp 1.000,00 kamu sudah dapat mencicipi kelezatan jajanan ini.

Foto: Instagram/@lestarifood_cake

Bendu

Jajanan kue yang terakhir adalah Bendu. Kue ini merupakan ciri makanan khas kabupaten Jembrana, Bali. kue ini lazimnya dihidangkan saat terdapat acara adat, hajatan, serta pemerintahan setempat.

Kue ini memiliki bentuk yang lontong dengan dibungkus daun pisang dan sekilas mirip dengan Pepes. Didalam kulit bendu ini diisi dengan gula unti, yang mirip dengan dadar gulung namun teksturnya lebih garing dan kenyal. Kamu bisa mendapat jajanan ini di pasar tradisional dengan harga Rp 1.000,00 -an.

Demikianlah rekomendasi kuliner makanan khas dari Bali, mulai dari makanan berat sampai makanan ringan. Buat kamu ingin mengetahui informasi lebih menarik bisa langsung kunjungi Blog kami, terimakasih!